Schmeichel Akui Berat Lupakan Tragedi Kematian Khun Vichai

Kasper Schmeichel, penjaga gawang Leicester City, mengaku dan yakin bakal sulit melupakan tragedi kematian Vichai Srivaddhanaprabha di dalam insiden kecelakaan helikopter pekan kemarin. Menjadi satu dari sekian banyak saksi mata kecelakaan yang menewaskan Khun Vichai, ia berpikir bakal sukar menghapus memori kejadian di King Power Stadium itu.

Semenjak pertama, Schmeichel memang menjadi bintang yang sangat terpukul dengan kecelakaan maut yang menewaskan Khun Vichai. Ia juga jadi bintang pertama yang berlari menuju lokasi kecelakaan serta masih ada di stadion sampai larut malam.

“Ketika itu, saya ada di lapangan serta sempat melambaikan tangan pada dirinya,” kata Schmeichel sebagaimana dilansir melalui BBC. “Itu sesuatu yang bakal senantiasa tinggal pada benakku.”

Anak Peter Schmeichel, penjaga gawang legendaris Denmark serta Manchester United, tersebut meneruskan:“Aku menyaksikan insiden itu seluruhnya. Itu bukanlah kenangan cantik. Untunglah saya mendapatkan semua suport yang kubutuhkan.”

Sebelumnya, duka yang mendalam dikatakan Schmeichel di dalam satu surat yang upload di akun media sosialnya. Ia mennggambarkan Khun Vichai menjadi sosok luar biasa serta sudah merubah sepakbola. Secara pribadi, ia pun menceritakan kisahnya saat pertama berjumpa Khun Vichai kala direkrut menjadi punggawa Leicester City.

Setelah kemenangan melawan Cardiff City di hari Sabtu (4/11) kemarin, Schmeichel beserta sejumlah pemain serta staf The Foxes terbang menuju Thailand. Mereka ikhlas menempuh penerbangan sepanjang 13 jam demi memberi penghormatan terakhir pada Khun Vichai di dalam prosesi pemakaman yang menurut tradisi Thailand bakal berjalan sepanjang sepekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.